SUPERVISOR CONFERENCE SAS 2017

Melalui Pengawas Handal, Ciptakan Cleaner Pintar

SUPERVISOR CONFERENCE SAS 2017 : Melalui Pengawas Handal, Ciptakan Cleaner Pintar

SUPERVISOR CONFERENCE SAS 2017 : Melalui Pengawas Handal, Ciptakan Cleaner Pintar

Menerapkan Pelayanan prima (service excellence) dalam industri jasa merupakan sebuah keharusan. Dengan pelayanan prima, kebutuhan dan keinginan (needs & wants) pelanggan (customer) dapat terpenuhi, sehingga pelanggan mendapatkan kepuasan dalam pelayanan. Meskipun demikian, mengimplementasikan pelayanan prima menjadi sebuah budaya kerja bukan pekerjaan mudah. Butuh dukungan dan kerjasama yang kooperatif dari seluruh karyawan, baik di level top manajemen hingga ke frontliner/operator.

Menciptakan budaya kerja service excellence menjadi topik utama yang diangkat dalam pertemuan supervisor conference SAS tahun ini. Materi tersebut dibawakan langsung oleh President Director SAS, Bapak Hartono Ewadi, SE, SH. Dalam pengantar materinya, Hartono mengatakan bahwa service excellence harus  menjadi budaya kerja di SAS. Budaya bermakna kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang dan terus menerus dengan konsisten. Untuk menjadikan service excellence sebagai budaya, maka harus membiasakan diri untuk melakukan pelayanan kepada klien secara total dengan penuh sukacita.

Dalam pertemuan yang di Gelar di Graha SAS, minggu (26/3), Hartono Juga mengajak seluruh pengawas yang terdiri dari Operation Manager, Service manager, Supervisor, dan Team Leader untuk  mencapai cita-cita SAS untuk dikenal dan diperhitungkan sebagai perusahaan jasa cleaning service & security service terbaik di Indonesia. Untuk mencapai Visi Tersebut, Maka komitmen dalam melakukan pelayanan kepada klien secara konsisten adalah hal mutlak yang harus dilakukan. Menjadikan value good people, passion, dan quality sebagai nilai yang harus dibawa dalam bekerja.

Pada sesi kedua, Manager HRD SAS, Imam Setiawan, S.psi, memberikan materi mengenai HR Policies 2017. Dalam presentasinya, Imam menyampaikan kepada seluruh peserta untuk dapat meningkatkan standard ASK (Attitude, skill, knowledge) cleaner di Area. Sehingga diharapkan tidak ditemukan lagi frontliner di area yang tidak standar baik secara Appearance, Grooming, Greeting, Etika, maupun disiplin kerjanya yang dibuktikan dalam Grafik Lean SAS Sigma.

“Kwalitas manpower sangat berpengaruh pada kwalitas pelayanan di area, semakin baik ASK Cleaner maka kwalitas akan tercipta, begitu juga sebaliknya”, ujar Imam disela-sela presentasinya.

Dalam HR Policies, Imam juga menambahkan bahwa SAS pada semester II tahun 2017 ini akan mulai menjalankan sebuah program baru untuk pelatihan dan pengembangan karyawan melalui SAS Academy. SAS Academy merupakan sebuah Divisi khusus yang dibuat untuk membantu karyawan untuk meningkatkan kompetensi ASK mereka, sehingga seluruh karyawan yang potensial (talented) memiliki kesempatan yang besar untuk berkarir di SAS.

Dalam Sesi Selanjutnya, Materi dibawakan oleh Operation Executive Manager, Surya Darma. Dalam Presentasinya, Surya mengangkat topik mengenai proses secara teknis untuk melakukan pengawasan kebersihan di Area, Sehingga dapat menjadi acuan normatif yang dapat digunakan secara baku oleh para pengawas dan meminimalisir kesalahan yang terjadi dalam inspeksi.

Materi lain yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah mengenai Proses Kerja, Detail Cleaning, dan Speedity kerja yang masing-masing disampaikan oleh Service Manager SAS. Ketiga materi tersebut merupakan materi teknis yang sangat bermanfaat bagi seluruh pengawas dan operator jika diterapkan di area.

Acara Supervisor Conference 2017 yang juga menjadi ajang pertemuan seluruh pengawas Area, tahun ini mengangkat tema “Melalui pengawas handal, kita ciptakan cleaners pintar”. Dengan tema ini diharapkan nantinya setiap pengawas bisa menciptakan budaya pelayanan prima yang terintegrasi secara total di Area. Cara yang dapat dilakukan untuk membuatcleaner (petugas cleaning service) pintar adalah dengan senantiasa melakukan pelatihan dan panduan di Area. Agar seluruh frontliner yang ada memiliki pemahaman yang sama dalam memberikan kwalitas kebersihan dan pelayanan kepada klien di area.

POST YOUR COMMENT

Your email address will not be published.